Archive for ARTIKEL

VAKSINASI PADA ANJING

vaksin

Untuk pertama kali bila anda memiliki anjing ras, hendaknya sebelum dipelihara di lingkungan anda harus memastikan apakah anjing anda telah mendapatkan vaksinasi secara lengkap dan berkala.

Adapun vaksin yang diperlukan pada anjing anda adalah :

  1. Distemper
  2. Hepat. CAVI-2
  3. Parvo.Live
  4. Leptospir
  5. Rabies
  6. P i 2
  7. Bordetella

 

Untuk anak anjing diperlukan vaksin yaitu, Distemper, Parvo, Hepat, Leptospir dan rabies. Mengapa sangat diperlukan vaksin ini untuk anak anjing anda ? mari kita bahas satu – persatu dibawah ini :

  • Distemper, Penyakit ini menyerang semua jaringan di dalam tubuh anjing. Jalur masuknya adalah melalui pernapasan, saat anak anjing menghirup udara yang terkontaminasi. Pada fase awal, gejalanya menyerupai flu berat yang disertai demam. Namun, pada fase selanjutnya, akan diikuti oleh muntah-muntah, demam tinggi, diare, perilaku yang agresif, dan penebalan atau pengelupasan hidung serta telapak kaki. Penyakit ini sangat sering berakibat fatal. Bahkan, jika anak anjing berhasil sembuh sekalipun, umumnya akan mengalami kerusakan saraf. Oleh sebab itu, tindakan preventif yang sangat dianjurkan adalah dengan vaksinasi.
  • Parvovirus, Terinfeksi Parvovirus pada anjing menyebabkan dehidrasi berat akibat muntah terus menerus dan diare berdarah. Dalam beberapa kasus hal ini juga dapat menyebabkan kematian. Sel-sel darah putih anjing yang hancur akan membuat sistem kekebalan tubuh sangat lemah.Serangan parvovirus sangat serius. Biasanya virus ini menyerang sistem pencernaan. Gejalanya meliputi diare dan muntah-muntah parah – hingga terkadang mengeluarkan darah, demam tinggi dan anak anjing tampak lesu. Kotoran yang dihasilkannya umumnya berbau busuk, dan terkadang berwarna kekuningan. Parvo juga dapat menyerang bagian jantung anjing, menyebabkan gagal jantung congestive. Tanpa perawatan medis yang tepat, Parvo seringkali berakibat fatal.Masa kekebalan vaksin untuk Parvovirus lebih dari 1 tahun.
  • Hepatitis, Canine hepatitis adalah penyakit virus yang sangat menular yang disebabkan oleh adenovirus. Ada dua jenis adenovirus, tipe 1 dan tipe 2. Vaksin Adenovirus tipe 2 dapat memberikan perlindungan terhadap hepatitis kedua tipe 1 dan tipe 2 . Disebarkan melalui kontak dengan kotoran atau urin yang terkontaminasi. Penyakit ini mempengaruhi ginjal dan hati. Gejalanya meliputi demam tinggi, tidak nafsu makan, muntah dan diare yang disertai darah, serta perilaku depresif. Anjing yang terinfeksi berpeluang mengalami gangguan kesehatan kronis di masa mendatang. Anjing yang baru sembuh dari penyakit ini juga akan mengeluarkan kotoran dan urin yang terkontaminasi virus, memberikan peluang bagi hewan-hewan lainnya untuk tertular. Metode pencegahan terbaik adalah dengan vaksinasi.
  • Leptospir, penyakit ini menyerang hati dan ginjal anjing. Penyakit ini pun dapat menulari manusia melalui kontak dengan urin anjing yang terkontaminasi. Gejalanya termasuk muntah-muntah, kehausan, diare yang disertai darah dan perilaku depresif. Dalam beberapa kasus, fisik anjing juga terlihat menguning. Dapat disembuhkan dengan pengobatan antibiotik, namun pencegahan terbaik adalah dengan vaksinasi.
  • Rabies, Vaksin rabies untuk anjing adalah vaksin pertama kali  yang harus Anda pikirkan. Rabies pada anjing adalah penyakit virus yang sudah terbukti bisa berakibat fatal yang  menyerang sistem saraf anjing.Penyakit rabies bisa menyebar kepada hewan lain atau bahkan manusia jika terkena gigitan atau cakaran anjing yang terinfeksi. Masa kekebalan untuk vaksin rabies anjing tergantung pada jenis vaksin yang diberikan kepada binatang itu.

Jadwal Pemberian Vaksin :

Anak anjing usia 6-8 minggu :
- Vaksinasi DP (Distemper dan Parvovirus)
- Pemberian obat cacing

Anak anjing usia 10-12 minggu :
- Vaksinasi PiBr (Parainfluenza dan Bordetella)

Anak anjing usia 14-16 minggu :
- Vaksinasi DHLPI (Distemper, Hepatitis, Leptospirosis dan Parvovirus)

Anak anjing usia 20 minggu :
- Vaksinasi DHLPII+R (Distemper, Hepatitis, Leptospirosis, Parvovirus dan Rabies)